Info Sertifikasi Dosen

Sertifikasi Dosen adalah proses pemberian sertifikat pendidik kepada dosen. Sertifikat Pendidik yang diberikan kepada dosen melalui proses sertifikasi adalah bukti formal pengakuan terhadap dosen sebagai tenaga profesional pada jenjang pendidikan tinggi.

Sertifikasi Dosen bertujuan untuk :

a.       Menilai profesionalisme dosen guna menentukan kelayakan dosen dalam melaksanakan tugas.

b.       Melindungi profesi dosen sebagai agen pembelajaran di Perguruan Tinggi.

c.       Meningkatkan proses dan hasil pendidikan

d.       Mempercepat terwujudnya tujuan pendidikan nasional.

Persyaratan peserta sertifikasi :

1. Kualifikasi akademik paling rendah program Magister (S2) atau setara;

2. Bagi yang belum memenuhi klualifikasi akademik  magister atau yang setara dapat mengikuti sertifikasi
dengan ketentuan sebagai berikut :

a.       Telah mencapai usia 60 (enam puluh) tahun dan mempunyai pengalaman kerja paling sedikit
30 (tiga puluh) tahun sebagai dosen atau;

b.       Mempunyai jabatan akademik Lektor Kepala dengan golongan IV/c.

3. Pengalaman kerja paling sedikit 2(dua) tahun sebagai dosen tetap;

4. Jabatan akademik paling rendah asisten ahli;

5. Dosen aktif dan mempunyai beban akademik sekurang-kurangnya 12 sks persemester;

6. Tidak sedang menjalani hukuman administratif sedang atau berat menurut peraturan perundang- undangan
yang berlaku;

7. Tidak sedang menjadi pejabat negara atau pejabat stuktural;

8. Tidak sedang tugas belajar ( studi lanjut dengan mendapatkan beasisiwa / apabila beasiswa telah habis
masanya lalu melanjutkan  studi dengan biaya sendiri maka statusnya tetap tugas belajar).

Sertifikasi Dosen dilaksanakan melalui uji kompetensi dilakukan dalam bentuk penilaian portofolio.

Penilain portofolio dilakukan untuk menentukan pengakuan atas kemampuan  profesional dosen, dalam bentuk penilaian terhadap kumpulan dokumen yang mendeskripsikan:

a.       Kualifikasi akademik dan unjuk kerja Tri Dharma Perguruan Tinggi;

b.      Penilaian Persepsional dari atasan langsung, teman sejawat, mahasiswa dan diri sendiri tentang kepemilikan
kompetensi pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian;

c.       Pernyataan diri tentang konstribusi dosen yang bersangkutan dalam pelaksanaan dan pengembangan
Perguruan Tinggi/Deskripsi Diri dengan melampiri  CV (CURRICULUM VITAE).

Dokumen pendukung yang harus di lampirkan :

  1. Foto copy  SK CPNS
  2. Foto copy  SK PNS
  3. Foto copy Penetapan Angka Kredit terakhir
  4. Foto copy  SK Jabatan Akademik /Fungsional terakhir
  5. Foto copy  SK Kenaikan Pangkat terakhir      .
  6. Foto copy  Ijazah terakhir dilegalisir oleh Dekan                                            .
  7. Foto copy SK Mengajar atau SK beban akademik 2 tahun terakhir
  8. Pas foto berwarna (latar belakang biru) ukuran : 3 x 4cm sebanyak  4 buah.

 

Dosen yang lulus penilaian portofolio  akan mendapat Sertifikat Pendidik. Bagi dosen yang belum lulus penilaian portofolio dapat mengikuti sertifikasi kembali  dalam program sertifikasi periode satu tahun berikutnya.

Dosen yang telah menduduki jabatan  akademik Guru Besar atau Profesor dinyatakan telah memiliki Sertifikat Pendidik.

Sertifikat Pendidik ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional. Bagi Profesor yang sebelum mendapatkan jabatan Guru Besar telah mengikuti sertfikasi dosen tidak perlu mengusulkan kembali sertifikat pendidik.

Dokumen pendukung pengusulan sertifikat pendidik untuk Guru Besar/Profesor :

1.      Foto copy SK Kenaikan Pangkat terakhir;

2.      Foto copy SK jabatan akademik Guru Besar/Profesor;

3.      Pas foto berwarna (latar belakang biru) ukuran : 3 x 4cm sebanyak 2 (dua) buah.

(masing-masing : 2 rangkap)

Penyaluran Tunjangan Profesi Dosen dan Tunjangan Kehormatan Profesor.

Tunjangan Profesi Dosen adalah Tunjangan yang diberikan kepada dosen yang memiliki Sertifikat  Pendidik sebagai penghargaan atas profesionalitasnya.

Besar tunjangan profesi dosen diberikan sebesar 1 (satu) kali gaji pokok dosen.

Tunjangan Kehormatan Profesor adalah tunjangan yang diberikan  kepada dosen yang memiliki  jabatan akademik Guru Besar/Profesor. Besar tunjangan Kehormatan Profesor diberikan  setara dengan 2 (dua) kali gaji pokok Profesor.

Pelaksanaan pembayaran Tujangan Profesi Dosen diberikan mulai bulan Januari tahun berikutnya setelah yang bersangkutan mendapat sertifikat pendidik.

Pembayaran Tunjangan Kehormatan Profesor terhitung mulai bulan Januari tahun berikutnya setelah yang bersangkutan mendapat gelar Profesor/Guru Besar.

Pembayaran tujangan diajukan terpisah dari gaji induk. Pembayaran bulan Januari dibayarkan pada bulan Februari begitu juga dengan bulan berikutnya, untuk bulan November dan Desember dibayarkan pada bulan Desember.

Dokumen pendukung untuk pembayaran tunjangan Profesi Dosen dan tunjangan Kehormatan Profesor adalah sebagai berikut :

1.      Foto copy lembar  terdepan buku rekening bank masing masing dosen

2.      Foto copy Sertifikat Pendidik

3.      Foto copy SK Kenaikan Pangkat terakhir

4.      Foto copy SK Kenaikan Gaji Berkala terakhir

5.      Foto copy SK Jabatan akademik Guru Besar/Profesor.

(masing-masing : 5 rangkap)

Pembayaran Tunjangan Profesi Dosen dan Tunjangan Kehormatan Profesor  Dihentikan apabila :

1.      Meninggal dunia

2.      Mencapai batas usia pensiun 65 tahun

3.      Mengundurkan diri sebagai dosen

Pembayaran Tunjangan Profesi Dosen dan Tunjangan Kehormatan Profesor Dapat Dihentikan juga apabila :

1.      Melalaikan kewajiban dengan tidak melaksanakan tugas secara terus menerus selama 12 (dua belas) bulan
karena sakit jasmani dan  atau rohani.

2.      Melalaikan  kewajiban dalam melaksanakan tugas salama 1 (satu) bulan atau lebih secara terus menerus.

3.      Dibebaskan sementara dari jabatan akademik sebagai dosen karena melakukan tindak pidana dengan ancaman
3 (tiga) tahun penjara.

4.      Beban Kerja Dosen kurang dari 12 (dua belas) sks.

5.      Menduduki Jabatan Struktural dan / atau sebagai Pejabat Negara.

6.      Melanjutkan studi dengan mendapatkan beasiswa.

Referensi :

1.      Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2009 tentang Sertifikasi  Pendidik
untuk Dosen.

2.      Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang Penyaluran
Tunjangan Profesi Dosen.

3.      Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2009  tentang Penyaluran
Tunjangan Kehormatan Profesor.

4.      Peraturan Menteri Keuangan Nomor 164/PMK.05/2010 tentang Tata Cara Pembayaran Tunjangan Profesi,
Guru dan Dosen, Tunjangan Khusus Guru dan Dosen, serta Tunjangan Kehormatan Profesor.

About these ads



    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: